Selamat

Rabu, 5 Oktober 2022

EKONOMI | Validnews.id

EKONOMI

23 September 2022

18:26 WIB

Indonesia-EU Bertemu, Bicarakan Pengembangan Industri Hijau

Indonesia tengah mengakselerasi ekonomi berbasis industri hijau melalui efisiensi sumber daya alam dan penerapan ekonomi sirkular

Penulis: Khairul Kahfi,

Editor: Fin Harini

Indonesia-EU Bertemu, Bicarakan Pengembangan Industri Hijau
Ilustrasi industri hijau, Pencacahan sampah botol plastik menggunakan mesin untuk didaur ulang di Bali Pet Collection Center, Denpasar, Bali. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra W

BALI – Indonesia berkomitmen mempromosikan pengembangan industri hijau, serta memprioritaskan efisiensi dan efektivitas dalam penggunaan sumber daya yang berkelanjutan. Hal ini disampaikan oleh Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita ketika mendampingi Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada saat melakukan pertemuan bilateral dengan Executive Vice President (EVP) of European Commisioner for Trade, Valdis Dombrovskis.

Pertemuan bilateral ini merupakan salah satu agenda Trade, Investment, and Industry Ministerial Meeting (TIIMM) dalam rangkaian kegiatan Presidensi G20 Indonesia.

“Kami menyambut baik proposal kebijakan Uni Eropa yang diterapkan melalui Green Deal Strategy, dengan tujuan untuk mempromosikan pembangunan berkelanjutan,” kata Menperin Agus dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (23/9). 

Menperin Agus menegaskan, pihaknya tengah mengakselerasi ekonomi berbasis industri hijau melalui efisiensi sumber daya alam dan penerapan ekonomi sirkular, penggunaan energi baru dan terbarukan. Seperti biofuel, biomassa, dan pengolahan sampah menjadi biomassa (Refuse Derived Fuel/RDF). 

“Untuk mencapai pembangunan berkelanjutan ini tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi harus bersama-sama, dan kita semua bisa menjadi bagian dari transformasi tersebut,” tuturnya.

Selain itu, Kemenperin berupaya mempercepat industrialisasi kendaraan bermotor yang hemat energi dan ramah lingkungan, beruoa Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB). 

Selanjutnya, pemerintah Indonesia juga mengembangkan teknologi penyerapan karbon, serta pengembangan industri berbasis energi bersih. Termasuk, pembangunan kawasan industri hijau terbesar di dunia dengan memanfaatkan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

Pada kesempatan ini, Menperin berharap, kedua pihak dapat mendorong percepatan penyelesaian perundingan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA), mengurangi hambatan perdagangan nontarif, serta meningkatkan kerja sama dan investasi antara Indonesia dan Uni Eropa.

“IEU-CEPA telah memasuki negosiasi putaran ke-11 dan terus menunjukkan kemajuan. Kemenperin secara aktif terlibat dalam WG (working group) on Trade dan WG on Rules of Origin,” ungkapnya. 

Beberapa isu penting yang dibahas dan disoroti dalam perundingan putaran ke-11 ini, antara lain liberalisasi tarif, bea keluar, barang remanufaktur dan barang reparasi, hambatan teknis (TBT), serta pengadaan pemerintah.

Siap Kerjasamakan Industri Halal
Kemudian, pihak EU menyampaikan niat bekerja sama terkait dengan sertifikasi halal di Indonesia. Kemenperin pun melalui Pusat Pemberdayaan Industri Halal siap mendukung peluang ini dan bersama-sama mewujudkan kerja sama yang lebih kuat dan bermanfaat.

“Dalam hal peningkatan nilai perdagangan antara Indonesia dan Uni Eropa, kami terus mendorong peningkatan akses pasar sektor industri Indonesia dan identifikasi produk-produk unggulannya,” lanjut Agus. 

Adapun total perdagangan Indonesia dengan Uni Eropa pada 2021 mencapai US$34,7 miliar atau meningkat 22% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar US$28,5 miliar.

Komisioner Dombrovskis menyampaikan, pihak Uni Eropa sangat terkesan dan menyampaikan apresiasinya atas upaya dan langkah pemerintah Indonesia, dalam menciptakan kemudahan berusaha dan iklim investasi yang mendukung Foreign Direct Investment (FDI). 

“Uni Eropa berharap berbagai kendala teknis di lapangan dapat segera dituntaskan,” terang Dombrovskis.

 




KOMENTAR | Validnews.id

KOMENTAR

Silahkan login untuk memberikan komentar Login atau Daftar





TERPOPULER | Validnews.id

TERPOPULER