Selamat

Selasa, 5 Juli 2022

EKONOMI | Validnews.id

EKONOMI

23 Mei 2022

12:45 WIB

General Atlantic Akan Investasi US$2 Miliar Di India Dan Asia Tenggara

Mengingat lingkungan pasar yang sulit dan valuasi yang jatuh, General Atlantic menasihati semua perusahaan portofolionya untuk melihat peluang konsolidasi.

Editor: Dian Kusumo Hapsari

General Atlantic Akan Investasi US$2 Miliar Di India Dan Asia Tenggara
Logo Forum Ekonomi Dunia 2022 (WEF) yang akan datang digambarkan di jendela di pusat kongres, di resor Alpine Davos, Swiss 21 Mei 2022. ANTARA REUTERS/Arnd Wiegmann

DAVOS – Perusahaan investasi global General Atlantic berencana untuk menanamkan investasi dua miliar dolar AS ke India dan Asia Tenggara selama dua tahun ke depan setelah jatuhnya valuasi membuat perusahaan rintisan di kawasan itu lebih menarik, kata seorang eksekutif senior kepada Reuters.
 
General Atlantic sedang dalam pembicaraan investasi tahap awal dengan sekitar 15 perusahaan di sektor-sektor termasuk teknologi, jasa keuangan, ritel dan konsumen, Sandeep Naik, kepala bisnisnya di India dan Asia Tenggara, mengatakan dalam sebuah wawancara.
 
Pasar untuk startup, terutama di India, sedang mengalami masa sulit. Setelah mengumpulkan rekor US$ 35 pada 2021, para pendiri berjuang untuk menarik uang tunai, memicu kekhawatiran akan penilaian yang lebih rendah dan memaksa beberapa untuk memangkas pekerjaan.
 
Setelah menginvestasikan hanya 190 juta dolar AS di perusahaan rintisan India pada 2021, angka tahunan terendah yang pernah ada, General Atlantic sekarang siap untuk melonggarkan dompetnya, kata Naik dalam sebuah wawancara di Forum Ekonomi Dunia di resor ski Swiss, Davos.
 
"Realisme sedang terjadi. Kami menunggu penciptaan nilai terjadi. Kami sekarang siap," kata Naik tentang rencana investasi General Atlantic untuk India dan Asia Tenggara, yang memiliki investasi lebih dari US$ 4,5 miliar, sebagian besar di India dilansir melalui Antara.
 
"Kami sangat optimis di India, Indonesia, dan Vietnam," tambah Naik, sambil menolak menyebutkan nama perusahaan mana pun yang dilihatnya.
 
Investasi General Atlantic terkemuka yang sudah ada di India termasuk di perusahaan teknologi pendidikan seperti Byju's, yang menawarkan bimbingan belajar daring di negara di mana penggunaan internet dan smartphone sedang booming dan bernilai sekitar US$22 miliar.
 
Perusahaan juga telah berinvestasi di Reliance Retail, pengecer terbesar di India, dan di Asia Tenggara portofolionya mencakup pengecer makanan dan minuman Indonesia PT MAP Boga Adiperkasa dan platform hiburan sosial Kumu di Filipina.
 
Banyak perusahaan teknologi secara global telah menderita dalam beberapa pekan terakhir karena konflik di Ukraina dan kenaikan suku bunga memukul sentimen investor. SoftBank Jepang telah melaporkan rekor kerugian 26,2 miliar dolar AS di unit investasinya Vision Fund.
 
Mengingat lingkungan pasar yang sulit dan valuasi yang jatuh, General Atlantic menasihati semua perusahaan portofolionya untuk melihat peluang konsolidasi.

"Sekarang adalah waktu terbaik untuk mengkonsolidasikan ... Kuat semakin kuat," kata Naik.




KOMENTAR | Validnews.id

KOMENTAR

Silahkan login untuk memberikan komentar Login atau Daftar





TERPOPULER | Validnews.id

TERPOPULER

BKKBN Fokus Tekan Angka Stunting Indonesia Dengan Kolaborasi

MA Rekrut Hakim Ad Hoc Tipikor

Emas Antam Mentok Di Level Rp989.000/gram

Jam Malam Anak Efektif Di Yogyakarta

Legenda Bob Tutupoly Tutup Usia

R&I Pertahankan Peringkat Utang Indonesia

Presiden Ingatkan Hukum Dan Keadilan Harus Dirasakan Nyata

DPR Minta Pemerintah Akomodasi Petani Sawit Ekspor TBS