Selamat

Minggu, 25 Juli 2021

WIRAUSAHA

08 Juli 2021|08:56 WIB

Gandeng EFishery, Kredivo Perluas Penyaluran Kredit Produktif UKM

Sinergi Kredivo dan eFishery jadi solusi atas permasalahan pembiayaan bagi pembudidaya ikan

Penulis: Yoseph Krishna,

Editor: Fin Harini

ImageIlustrasi budidaya ikan. Peternak memilah cupang di sentra budidaya Desa Badalpandean, Kediri, Jawa Timur, Kamis (24/6/2021). ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani

JAKARTA – Kredivo secara resmi berkolaborasi dengan perusahaan aquaculture intelligence, eFishery, dalam rangka perluasan akses kredit bagi kalangan underserved dan masyarakat marginal.

Bagi eFishery, sinergi tersebut menjadi salah satu solusi untuk memecahkan permasalahan di sektor akuakultur secara terintegrasi dari hulu hingga ke hilir, utamanya terkait dengan pembiayaan.

CEO sekaligus Co-Founder eFishery Gibran Huzaifah berharap melalui kolaborasi itu, pihaknya akan menjadi lokomotif dalam mempercepat Indonesia sebagai produsen akuakultur nomor satu di dunia dengan memberikan akses permodalan kepada pembudidaya.

"Hingga Mei 2021, kami telah menggandeng sejumlah institusi finansial dengan total pembiayaan yang telah disetujui mencapai lebih dari Rp100 miliar yang disalurkan kepada 1.700 pembudidaya ikan di Indonesia," ungkap Gibran dalam keterangan di Jakarta, Rabu (7/7).

Melalui kerja sama yang terjalin dengan Kredivo, Gibran pun meyakini ke depan pihaknya akan menggandakan dampak positif melalui dukungan terhadap ribuan pembudidaya agar bisa berkembang dari aspek pembiayaan atau finansial.

Dengan terbukanya akses pembiayaan secara luas, Gibran menegaskan para pembudidaya bisa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengembangkan usahanya lebih jauh sehingga bisa naik kelas.

"Mereka juga bisa meningkatkan kesejahteraan dan pada akhirnya menjadikan industri perikanan lebih produktif melalui inklusi finansial yang sesungguhnya," tegas Gibran.

Sementara itu, CEO Kredivo Indonesia Umang Rustagi menyebut sektor agribisnis, seperti perikanan, menjadi sektor yang perlu mendapat akses layanan keuangan yang mudah, cepat, dan terjangkau.

Pasalnya, Umang menyebut sejauh ini para pembudidaya ikan tidak memiliki histori dan data transaksi keuangan yang menyebabkan mereka sulit mengakses layanan pinjaman secara konvensional.

"Apalagi di masa pandemi saat ini, sehingga kerja sama ini menjadi solusi dan salah satu cara mewujudkan visi kami untuk melayani 10 juta pengguna di Indonesia dalam beberapa tahun ke depan," kata Umang.

Dalam sinergi tersebut, Umang menjelaskan Kredivo akan terintegrasi dengan fitur Kasih, Bayar Nanti (Kabayan) yang merupakan salah satu layanan dalam eFisheryFund yang memungkinkan para pembudidaya memenuhi kebutuhan budidaya ikan.

Selain itu, fitur eFisheryFund juga menjamin para pembudidaya membeli produk eFishery, seperti eFisheryFeeder dan pakan ikan dengan berbagai merek dengan skema pembayaran berkala dalam fitur eFisheryFeed.

Umang menambahkan, lewat data dan teknologi yang dimiliki eFishery serta pengalaman dan fitur oleh Kredivo dalam penyaluran kredit, maka kerja sama itu akan menjadi jawaban dari tantangan yang dihadapi ribuan pembudidaya di Indonesia.

"Produktivitas mereka akan terdorong di masa pandemi. Kami berharap pula kerja sama ini dilakukan secara berkelanjutan sehingga bisa menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat," pungkas Umang.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA

TERPOPULER