Selamat

Rabu, 26 Januari 2022

EKONOMI | Validnews.id

EKONOMI

14 Januari 2022

18:55 WIB

Fokus Capai Ketahanan Pangan, Presiden Resmikan Bendungan Bintang Bano

Bendungan Bintang Bano jadi bendungan ketiga di Nusa Tenggara Barat yang telah diresmikan

Penulis: Yoseph Krishna,

Editor: Dian Kusumo Hapsari

Fokus Capai Ketahanan Pangan, Presiden Resmikan Bendungan Bintang Bano
Presiden Joko Widodo. ANTARA FOTO/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden

SUMBAWA BARAT - Dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan nasional, Presiden Joko Widodo hari ini kembali meresmikan infrastruktur SDA, yakni Bendungan Bintang Bano di Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Bendungan Bintang Bano sendiri menjadi bendungan ke 29 yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo sejak 2015 silam dan ditargetkan hingga tahun 2024 setidaknya ada 57 bendungan lagi yang akan diresmikan di seluruh penjuru negeri.

"Insyaallah nanti hingga akhir 2024, total bendungan yang akan diselesaikan sebanyak 57 bendungan," sebut Presiden Jokowi di Kabupaten Sumbawa Barat, Jumat (14/1).

Masifnya pembangunan bendungan di seluruh Indonesia, lanjut Presiden, tak lepas dari visi pemerintah untuk mencapai ketahanan, kemandirian, dan kedaulatan pangan. Pasalnya, semua cita-cita itu akan tercapai jika di seluruh wilayah terdapat sumber daya air yang mumpuni.

"Kuncinya adalah air dan air itu ada kalau kita punya bendungan. Alhamdulillah hari ini Bendungan Bintang Bano yang dibangun sejak 2015 dengan anggaran Rp1,44 triliun sudah selesai dan bisa difungsikan," imbuhnya.

Bendungan Bintang Bano sendiri merupakan salah satu dari tiga bendungan di Nusa Tenggara Barat yang telah diresmikan. Dua lainnya ialah Bendungan Tanju yang sudah diresmikan pada 2018 dan Bendungan Mila pada 2019 lalu.

Ia berharap kehadiran Bendungan Bintang Bano secara utuh dapat mendukung ketersediaan air dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan, serta memasok ketersediaan air baku di Kabupaten Sumbawa Barat.

"Karena bendungan ini punya kapasitas tampung 76 juta m3 dan luas genangan 256 hektare sehingga bisa mengairi sawah sekitar 6.700 hektare," tambah Jokowi.

Pada kesempatan itu, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono memaparkan Bendungan Bintang Bano dapat menjadi contoh pembangunan bendungan yang tak melupakan kondisi alam sekitar dalam rangka menjalankan fungsi konservasi air.

Pembangunan Bendungan Bintang Bano yang tak melupakan kondisi alam itu tercermin dari kondisi hutan yang masih lebat dan tak ada kupasan-kupasan sisa pembangunan pada bukit dan tebing di sekitar bendungan.

"Sehingga dapat kita lihat dampaknya air jadi bening dan tidak coklat. Ini harus dipertahankan dan selanjutnya, peran pemda adalah memelihara hutan dan alam di sekitarnya," kata Basuki.

Untuk diketahui, Pembangunan Bendungan Bintang Bano yang digarap oleh kontraktor PT Brantas Abipraya-PT Hutama Karya-PT Bahagia Bangun Nusa (KSO) itu juga punya peran untuk menekan banjir di Kabupaten Sumbawa Barat hingga 53%.

Berdasarkan laporan dari Bupati Sumbawa Barat, Basuki menjelaskan bahwa saat ini sudah tidak terjadi lagi bencana banjir ketika terjadi hujan lebat di sekitaran Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat.

"Apalagi kalau nantinya Bendungan Tiu Suntuk selesai, tentu akan menambah daya kendali banjir," ucap Menteri Basuki.

Disamping pengairan irigasi dan reduksi banjir, Bendugan Bintang Bano pun akan berperan dalam pemenuhan kebutuhan air baku di tujuh kecamatan di Sumbawa Barat dengan kapasitas 550 liter/detik, serta berpotensi mengasilkan listrik dari tenaga air sebesar 6,6 MW dan diproyeksi akan bertambah kapasitasnya setelah ada panel surya terapung.

"Terakhir, sudah pasti potensi pariwisata. Empat perahu naga yang tadi digunakan dalam peresmian ke depan bisa digunakan untuk berlatih dayung sekaligus mendukung wisata danau," tandasnya.




KOMENTAR | Validnews.id

KOMENTAR

Silahkan login untuk memberikan komentar Login atau Daftar





TERPOPULER | Validnews.id

TERPOPULER

PUPR : Kualitas Infrastruktur Bergantung Pada Kompetensi Insinyur

Minyak Rosemary Untuk Atasi Kerontokan

Kemendagri Minta NIK Untuk Pelaksaan Haji-Umroh

Perbankan Dinilai Diuntungkan Dengan Adanya Teknologi Metaverse

Wapres Ajak Ulama Indonesia Sebarkan Islam Moderat

Honda Segarkan Tampilan New Accord Di 2022

Lampaui Target, BPH Migas Kumpulkan PNPB Rp1,1 Triliun

KPK Rekrut 61 Jaksa