Selamat

Rabu, 5 Oktober 2022

EKONOMI | Validnews.id

EKONOMI

23 September 2022

14:01 WIB

Empat Seksi Tol Cisumdawu Ditargetkan Rampung Nataru 2022

Basuki Hadimuljono minta tiga unit jembatan yang berada di Seksi 4 dan Seksi 5B dapat rampung selambatnya akhir November 2022

Penulis: Yoseph Krishna,

Editor: Fin Harini

Empat Seksi Tol Cisumdawu Ditargetkan Rampung Nataru 2022
Foto udara proyek Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) di Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

SUMEDANG – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat terus mendorong BUJT untuk mempercepat penyelesaian Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) di Provinsi Jawa Barat. Targetnya, empat seksi jalan tol tersebut bisa beroperasi pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.

"Terus semangat untuk menyelesaikan main road pada Seksi 2-4. Kita upayakan semoga bisa selesai dan dioperasikan selambatnya Desember 2022," tegas Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam tinjauannya ke proyek Tol Cisumdawu, Jumat (23/9).

Penyelesaian proyek Tol Cisumdawu yang membentang sepanjang 62 km itu sendiri sangat penting antara lain untuk efektivitas operasional Bandara Kertajati, Pelabuhan Patimban, serta pengembangan ekonomi kawasan Pantai Utara (Pantura) Jawa Barat, mulai dari Indramayu, Cirebon, Majalengka, hingga Kuningan.

Jalan Tol Cisumdawu itu terbagi atas enam seksi dengan menggunakan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dan biaya konstruksinya mencapai Rp5,5 triliun. Basuki menjelaskan pekerjaan pada Seksi 3-6 digarap oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Citra Karya Jabar Tol.

"Sedangkan Seksi 1 dan 2 dikerjakan oleh pemerintah sebagai bagian dari viability gap fund (VGF) guna menaikkan kelayakan investasi tol tersebut," jelasnya.

Pemerintah pun telah merampungkan pekerjaan Seksi 1 Cileunyi-Pamulihan sepanjang 11,45 km yang telah beroperasi pada Januari 2022 lalu. 

Sementara itu, untuk Seksi 2 Pamulihan-Sumedang sepanjang 17,05 km, saat ini progresnya mencapai 94,7% dan tinggal merampungkan pekerjaan lereng dan lansekap.

"Pada titik-titik tertentu, bisa ditambahkan parking bay agar masyarakat bisa menikmati pemandangan sekitar Gunung Tampomas," kata Basuki.

Sementara untuk Seksi 3-6, totalnya membentang sepanjang 33,21 km, terbagi atas Seksi 3 Sumedang-Cimalaka 4,05 km dan telah rampung 100%, serta Seksi 4 Cimalaka-Legok sepanjang 8,2 km dengan progres masing-masing untuk Seksi 4A sebesar 87,93% dan Seksi 4B 58%.

Kemudian untuk Seksi 5 Legok-Ujung Jaya sepanjang 14,9 km progres konstruksinya mencapai 60,9% pada Seksi 5A dan 63% pada Seksi 5B. Terakhir untuk Seksi 6 Ujung Jaya-Dawuan progresnya 98,2% untuk Seksi 6A dan 100% rampung pada Seksi 6B.

Dalam tinjauannya itu, Menteri Basuki pun menaruh perhatian pada pembangunan tiga unit jembatan, yakni pada Seksi 4 Jembatan Cikondang oleh PT Wijaya Karya Tbk., serta Seksi 5B Jembatan Conggeang oleh PT Brantas Abipraya dan Jembatan Kedondong oleh PT Girder Indonesia.

Basuki meminta pekerjaan tiga jembatan itu bisa rampung selambatnya akhir November 2022. Jika sebelumnya perlu ada pembenahan karena ada kondisi geoteknik, kini ia memastikan strukturnya sudah mengacu pada aspek keselamatan sesuai profilnya.

"Untuk main road, saya kira sudah baik perkerasannya, baik yang fleksibel maupun yang rigid," tambahnya.

Asal tahu saja, salah satu tantangan dalam pembangunan Jalan Tol Cisumdawu, khususnya pada Seksi 2-5, yakni penanganan lereng dengan kerawanan longsor tinggi. Karenanya, sudah dilakukan beberapa langkah, salah satunya ialah penggalian tanah atau regarding.

"Termasuk juga penguatan lereng, sumuran dengan sistem pompa, serta penambahan lahan agar lereng menjadi lebih landai," jelas Menteri Basuki.




KOMENTAR | Validnews.id

KOMENTAR

Silahkan login untuk memberikan komentar Login atau Daftar





TERPOPULER | Validnews.id

TERPOPULER