Selamat

Rabu, 23 Juni 2021

BERITA

11 Juni 2021|21:00 WIB

Ekspor Tisu Sumbang Upaya Pemulihan Ekonomi Nasional

Perlu ada diversifikasi ekspor, baik dari segi tujuan maupun jenis produk

Penulis: Khairul Kahfi,

Editor: Fin Harini

ImagePekerja menata tumpukan tisu di pabrik PT Sun Paper Source yang berada di Mojokerto, Jawa Timur. ANTARA/HO-Sun Paper Source.

MOJOKERTO - Kementerian Perdagangan melepas ekspor produk tisu PT Sun Paper Source sebesar 130 ton ke Amerika Serikat, Jerman, Jepang, China, dan Australia.

Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga menjelaskan, pemerintah terus berupaya mendongkrak laju ekspor produk nonmigas nasional ke kancah global. Guna menjaga performa pertumbuhan dan peningkatan ekonomi nasional di tengah tekanan ekonomi global sekaligus pandemi.

“Ekspor ini membuktikan Indonesia sebenarnya bisa menghasilkan produk-produk berkualitas yang punya nilai tambah tinggi sehingga peran Indonesia di level global bisa terus ditingkatkan,” jelasnya dalam keterangan pers, Jakarta, Jumat (11/6).

Menurutnya, ekspor produk tisu ini sangat membanggakan karena ditujukan untuk pasar dunia, tidak sekadar mengisi pasar dalam negeri. Ke depan, dirinya optimistis, Indonesia bisa berperan lebih signifikan memasok produk-produk berkulitas ke dalam rantai global.

"Kita bisa (memasok.red) karena kita mempunyai kemampuan dan sumber daya,” ujar Jerry.

Perlu ada diversifikasi ekspor, tambahnya, baik dari segi tujuan maupun jenis produk, salah satunya dilakukan melalui perjanjian perdagangan. Langkah itu pun diklaim mampu memberi insentif di sisi tarif maupun nontarif terhadap banyak sekali produk ekspor Indonesia.

"Terkait pengembangan pasar ekspor ke Pakistan, kita akan mendorong ekspor tisu ke Pakistan. Kita berharap mendapat tarif nol persen karena adanya perjanjian perdagangan," ungkapnya.

Per April 2021, BPS mencatat ekspor komoditas nonmigas asal Indonesia mencapai US$17,52 miliar tumbuh positif 0,44% (mom) dan 51,08% (yoy). Jumlah itu berkontribusi sekitar 94,83% dari total ekspor bulan kelima tahun ini.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak sangat mengharapkan dukungan Kemendag dalam peningkatan ekspor. Banyak potensi produk berkualitas yang bisa bersaing di pasar global, salah satunya produk tisu.

"Kami sangat mengharapkan peran Kemendag untuk ikut membantu peningkatan ekspor Jawa Timur baik produk hortikultura, kerajinan, maupun produk pangan karena potensinya sangat besar," papar Emil.

PT Sun Paper Source adalah salah satu perusahaan yang berpartisipasi pada acara ‘Pelepasan Ekspor dari Indonesia ke Pasar Global’ yang dipimpin presiden tahun lalu. PT Sun Paper Source merupakan perusahaan swasta nasional yang berdiri pada 2012 dan memproduksi berbagai macam kertas tisu untuk pasar domestik dan ekspor.

Saat ini, kapasitas produksi PT Sun Paper Source mencapai lebih dari 150.000 ton per tahun. Perusahaan juga telah berhasil mengapalkan beragam produknya menembus 80 negara di lima benua.

"Perusahaan juga berkomitmen menjadi salah satu produsen kertas tisu terbesar di Asia Tenggara," ujar Presdir PT Sun Paper Source Ventje Hermanto.

 Peningkatan ekspor, sebutnya, juga disertai dengan mengalirnya permintaan pasar ekspor yang tidak seperti biasanya.

Pasalnya, selama ini Sun Paper Source lebih banyak mengekspor tisu dalam bentuk bahan setengah jadi berupa gulungan tisu besar yang akan diproses sendiri oleh manufaktur di negara tujuan ekspor. Namun, kali ini pesanan juga meliputi produk siap pakai, yakni tisu yang sudah dipotong dan dilipat kemudian dikemas.

“Seiring permintaan pasar global yang terus menunjukkan tren meningkat, kami optimis akan mencapai pertumbuhan yang lebih besar dari tahun lalu dengan menambah kapasitas produksi dan melakukan diversifikasi produk,” pungkas Ventje.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA