Selamat

Kamis, 1 Desember 2022

EKONOMI | Validnews.id

EKONOMI

25 November 2022

10:40 WIB

Ekonomi Digital Membawa Peluang Kerja Baru

Agar bisa memanfaatkan peluang kerja baru dari ekonomi digital, ada tuntutan yang harus dipenuhi masyarakat.

Penulis: Nuzulia Nur Rahma,

Editor: Fin Harini

Ekonomi Digital Membawa Peluang Kerja Baru
Direktur Operasi Manajemen Pelaksana (PMO) Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari dalam kuliah umum di Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Jumat (24/11). ValidnewsID/ Nuzulia Nur Rahma

BANDA ACEH - Direktur Operasi Manajemen Pelaksana (PMO) Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari mengungkapkan era ekonomi digital dengan teknologi yang berkembang telah membuka peluang kesempatan kerja yang sesuai dengan minat dan kreativitas, serta dapat berkembang menjadi profesi. 

Dia menuturkan tren gig economy ini menyediakan peluang karier tanpa hambatan, independen, bekerja dari mana saja, dan tak mau terikat dalam waktu lama. Namun, untuk mencapai sukses di zaman ini, masyarakat dituntut untuk selalu memiliki motivasi dan disiplin diri yang tangguh. 

“Salah satu skill penting yang dibutuhkan untuk mencapai keberhasilan adalah bagaimana kita bisa mendisiplinkan diri. Bisa bangun pagi, belajar lebih lama, dan lain-lain. Mental inlander (atau mental orang yang dijajah) tak lagi berlaku. Anak muda harus berani punya target sendiri,” kata Denni dalam kuliah umum di Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Jumat (24/11).

Denni memaparkan, angkatan kerja zaman sekarang memiliki banyak kelebihan, antara lain kemampuan untuk kreatif, kritis, dan kompetitif. 

Namun, beberapa kelemahan seperti tidak sabar ingin segera sukses, mudah membanding-bandingkan dan mudah menyerah menjadi tantangan tersendiri. 

Selain itu, Denni melanjutkan, ketergantungan terhadap media sosial (medsos) pun kerap memberikan dampak kurang baik bagi milenial. Sebagai contoh, mereka sering merasa rendah dan iri dengan kesuksesan kawannya yang dibagikan di akun medsosnya. 

"Ketika yang di-share itu bias pada hal-hal yang baik, kalian ada tekanan, pressure, dibanding-bandingin. Jadi banyak social comparison," sebut dia. "Kalian jadi sangat kompetitif karena tahu sekeliling pada sukses. Tapi karena tidak semua bisa dan ada social comparison, jadi kena mental health. Jadi harus healing. Kalau itu di generasi saya enggak ada," tegasnya. 

Alhasil, Denni mengutarakan, generasi milenial kini akrab dengan istilah-istilah semisal healing, toxic environment, dan sebagainya. Kondisi tersebut membuat mental pekerja muda rentan sehingga banyak yang menyerah dengan pekerjaannya. 

"Ada orang yang mengatakan, generasi yang berhasil sebelumnya bisa jadi menghasilkan mentalitas yang kurang kuat. I wish dengan sharing seperti ini kalian bisa jangan contoh yang tidak baik dari generasi sebelumnya, tapi pertahankan yang baik," tuturnya

Menurut Denni, saat ini ada beberapa profesi yang sangat populer dan menjanjikan di kalangan anak muda, seperti vlogger dan video creator, fotografer khusus makanan, penulis jurnalisme publik, programmer, hingga komedian. Selain itu, banyak juga peluang untuk menjadi pelaku wirausaha atau pendiri berbagai perusahaan baru. 

“Tapi, bagaimana bisa cepat punya skill sesuai yang dibutuhkan, dan kita tahu ada peluang?” tanya Denni.

Program Kartu Prakerja
Denni mengungkapkan Program Kartu Prakerja sebagai program peningkatan keterampilan dari pemerintah menawarkan solusi. Berjalan hampir tiga tahun, Program Kartu Prakerja telah memberikan pelatihan sekaligus menyalurkan bantuan sosial secara online bagi 16,4 juta penerima manfaat dari 514 kabupaten kota se-Indonesia. 

Dari jumlah itu, 440 ribu orang di antaranya berdomisili di Aceh dengan total dana bantuan tersalurkan ke provinsi ini mencapai Rp972 miliar. Tiga besar daerah yang menjadi penerima Kartu Prakerja di Aceh yakni Kabupaten Aceh Utara (68.066 peserta), Bireuen (54.176) dan Pidie (43.075). 

Lima pelatihan yang paling banyak diminati penerima Kartu Prakerja di Aceh, yakni penjualan dan pemasaran (strategi pemasaran dan penjualan, membuat konten pemasaran, sukses bisnis online), gaya hidup (teknik tata rias, belajar merancang busana, belajar merias diri).

Selain itu ada juga makanan dan minuman (mengolah makanan sehat, mengelola usaha warung, membuat aneka roti), manajemen (membangun startup, menentukan dan mendirikan badan usaha, teknik wawancara bagi SDM) dan teknik (teknisi listrik, teknisi sistem perangkat keras, teknik menggunakan software editing).

Denni Purbasari mengajak para mahasiswa untuk terus menjadi pembelajar sejati. Ilmu, katanya tak akan datang untuk orang bebal yang merasa ilmunya sudah cukup. 

“Tetaplah rendah hati. Ilmu itu akan datang untuk orang-orang yang selalu ingin belajar. Punyailah sikap learn, unlearn, dan relearn. Lepaskan semua yang bercokol pada dirimu untuk terus haus membuka wawasan baru,” tandasnya.




KOMENTAR | Validnews.id

KOMENTAR

Silahkan login untuk memberikan komentar Login atau Daftar





TERPOPULER | Validnews.id

TERPOPULER