Dongkrak Perekonomian, Kemenhub Pacu Infrastruktur Transportasi | Validnews.id

Selamat

Sabtu, 27 November 2021

25 November 2021|10:21 WIB

Dongkrak Perekonomian, Kemenhub Pacu Infrastruktur Transportasi

Beberapa proyek dikerjakan dalam bentuk infrastruktur padat karya

Penulis: Yoseph Krishna,

Editor: Fin Harini

Dongkrak Perekonomian, Kemenhub Pacu Infrastruktur TransportasiSeorang calon penumpang menunggu konfirmasi di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc. (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)

JAKARTA – Kementerian Perhubungan mengejar penyelesaian beberapa proyek infrastruktur transportasi yang memiliki efek pengganda (multiplier effect) dan berpengaruh terhadap pertumbuhan perekonomian nasional.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam siaran pers mengungkapkan, hal itu menjadi arah kebijakan strategis pada pembangunan transportasi tahun ini dan tahun 2022. Diharapkan, proyek infrastruktur akan berkontribusi pada peningkatan daya saing global.

Pembangunan infrastruktur itu tak hanya bersumber dari APBN. Ia mengatakan, pemerintah menggencarkan pembangunan proyek strategis nasional (PSN) infrastruktur transportasi yang memenuhi kelayakan secara ekonomi dan finansial menggunakan skema pembiayaan kreatif. Yakni, mulai dari Kerja Sama Pemanfaatan (KSP), penugasan BUMN, serta KPBU dengan kontribusi pemerintah dalam pengadaan lahan.

Untuk tahun ini, sejumlah pembangunan yang dilakukan melalui skema pembiayaan kreatif antara lain pengoperasian Pelabuhan Patimban, Pelabuhan Anggrek, pengembangan Bandara Komodo, hingga pembangunan jalur kereta api rute Makassar–Parepare.

"Kami sangat mendukung peran penting swasta dalam mengoptimalkan pembangunan lewat pembiayaan kreatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap APBN yang terbatas," ujar Budi Karya di Jakarta, Kamis (25/11).

Ia menambahkan, sejalan dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2022 mendatang, program pembangunan infrastruktur transportasi telah disusun berdasarkan skala prioritas. Antara lain melanjutkan pengembangan infrastruktur konektivitas yang produktif, memastikan pemenuhan Proyek Prioritas Nasional dan Proyek Strategis Nasional, hingga mendukung pemerataan pembangunan.

"Skala prioritas itu juga termasuk dukungan pencegahan dan penanganan covid-19 di sektor transportasi serta memastikan keberlanjutan layanan transportasi bagi masyarakat dengan mengedepankan aspek kesehatan, keselamatan, dan kenyamanan transportasi," kata dia.

Adapun untuk tahun 2022 mendatang, PSN yang akan mulai dilaksanakan antara lain revitalisasi Bandara Halim Perdana Kusuma, pembangunan Pelabuhan New Ambon dan New Palembang, serta pembangunan proving ground uji kendaraan di Bekasi, Jawa Barat.

Secara umum, Menhub Budi Karya menjelaskan arah kebijakan infrastruktur transportasi tahun 2022 ialah mewujudkan konektivitas nasional dan efisiensi logistik, meningkatkan kinerja pelayanan pada semua moda transportasi umum hingga meningkatkan keselamatan transportasi dalam upaya menuju zero accident.

"Kinerja pelayanan transportasi umum itu didasari dengan indikator keberhasilan tercapainya Indeks Kepuasan Masyarakat dan tingkat on time performance (OTP)," tambah Menhub.

Menhub menjabarkan, dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi nasional, pihaknya juga mengarahkan pembangunan dalam bentuk infrastruktur padat karya, yang kemudian akan mendukung kawasan industri dan pariwisata dengan sokongan dari pihak swasta.

Sebagai informasi, hingga Semester I 2021, sektor perhubungan telah menyelesaikan pembangunan sistem angkutan umum massal perkotaan pada sejumlah kota aglomerasi, penambahan panjang jalur kereta api menjadi 6.326 kilometer spoor (km'sp), modernisasi sejumlah pelabuhan strategis, pembangunan 10 bandara baru, hingga penambahan rute angkutan tol laut dan jembatan udara.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA

TERPOPULER