Selamat

Rabu, 5 Oktober 2022

EKONOMI | Validnews.id

EKONOMI

17 September 2022

10:56 WIB

Bursa Sepekan Ditutup Bervariasi, IHSG Masih Di Atas 7.000

IHSG mengalami penurunan 1,02% pada level 7.168,870 dari posisi 7.242,656

Penulis: Fitriana Monica Sari,

Editor: Fin Harini

Bursa Sepekan Ditutup Bervariasi, IHSG Masih Di Atas 7.000
Pengunjung memfoto layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (12/9/2022). ValidnewsID/Fikhri Fathoni

JAKARTA - Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) selama sepekan, yakni dari periode tanggal 12 sampai dengan 16 September 2022, ditutup bervariasi. 

"Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami perubahan atau penurunan 1,02% pada level 7.168,870 dari posisi 7.242,656 pada penutupan pekan lalu," ujar Sekretaris Perusahaan PT BEI, Yulianto Aji Sadono melalui siaran pers, Jumat (16/9) malam. 

Kemudian, lanjut dia, rata-rata volume transaksi harian Bursa juga turun 9,05% menjadi 31,946 miliar saham dari 35,125 miliar saham pada pekan sebelumnya. 

Kapitalisasi pasar Bursa turut mengalami pelemahan 0,38% menjadi Rp9.426,531 triliun dari Rp9.462,813 triliun pada minggu lalu.  

Sementara itu, peningkatan terjadi pada rata-rata nilai transaksi di BEI pekan ini, yaitu sebesar 33,82% menjadi Rp20,453 triliun dari Rp15,284 triliun pada pekan yang lalu. 

Lalu, rata-rata frekuensi transaksi harian Bursa pada pekan ini menguat sebesar 8,51% menjadi 1.579.486 kali transaksi dari 1.455.548 kali transaksi pada pekan sebelumnya. 

Yulianto menuturkan, investor asing pada Jumat (16/9), mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp1,939 triliun. Sepanjang tahun 2022, investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp72,828 triliun. 

Public Expose LIVE 2022
Di sisi lain, Public Expose LIVE 2022 sepanjang pekan ini, yaitu pada tanggal 12 sampai dengan 16 September 2022, telah sukses terselenggara dan ditutup dengan beberapa pencapaian baru.  

Direktur Utama PT BEI, Iman Rachman menyampaikan bahwa acara ini diselenggarakan sepenuhnya virtual, agar seluruh investor di Indonesia memperoleh kesempatan untuk mendapatkan informasi perkembangan perusahaan tercatat secara langsung dari manajemen. 

"Public Expose LIVE 2022 dihadiri oleh 52.711 peserta daring, melampaui pencapaian kehadiran 49.395 peserta daring pada pelaksanaan Public Expose LIVE 2021," paparnya. 

Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik memberikan apresiasi bagi seluruh stakeholders yang terlibat dan menyukseskan penyelenggaraan Public Expose LIVE 2022. 

"BEI berharap konsep yang diterapkan pada Public Expose LIVE 2022 dapat memberikan inspirasi bagi pelaksanaan berbagai kegiatan edukasi pasar modal lainnya. Tujuannya agar lebih luas menjangkau investor dan calon investor, sehingga bermanfaat bagi kesejahteraan bangsa," ujar Jeffrey. 

Berdasarkan data yang dimilikinya, Public Expose LIVE 2022 diikuti oleh 54 perusahaan tercatat. Dari jumlah tersebut, sebanyak 21 sesi dihadiri oleh lebih dari 500 peserta dan 14 sesi dihadiri oleh lebih dari 1.000 peserta. Bahkan, sesi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, mencatat rekor baru dengan dihadiri oleh 5.042 peserta. 

Tercatat partisipasi peserta tidak hanya dari seluruh provinsi di Indonesia, tetapi juga dari 28 negara lainnya. Berdasarkan data, 54% dari total jumlah pendaftar Public Expose LIVE 2022 merupakan investor generasi milenial yang berusia 24-39 tahun. 

Menurut Jeffrey, hal tersebut mengindikasikan bahwa pendekatan berbasis teknologi digital dan virtual ini tepat sasaran, serta sesuai dengan pesatnya peningkatan jumlah investor dari generasi milenial. 

"Public Expose LIVE 2022 yang mendorong transparansi dan keterbukaan informasi ini kami anggap sebagai salah satu bentuk perlindungan investor Indonesia. Pada akhirnya, kami harapkan acara ini dapat bermuara bagi peningkatan aktivitas transaksi investor pasar modal Indonesia," ungkap Jeffrey. 

Sementara itu, pada Rabu (14/9), BEI kembali meraih penghargaan The Best Islamic Capital Market 2022 pada ajang internasional Global Islamic Finance Award (GIFA). Penghargaan ini adalah yang keempat kalinya diterima oleh BEI secara berturut-turut sejak tahun 2019. 

Penghargaan diterima secara langsung oleh BEI yang diwakili Kepala Divisi Pasar Modal Syariah, Irwan Abdalloh di Kempinski Palace, Republik Djibouti. 

Duta Besar Republik Indonesia untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika His Excellency Al Busyra Basnur turut hadir dan menyaksikan secara langsung acara penghargaan ini.




KOMENTAR | Validnews.id

KOMENTAR

Silahkan login untuk memberikan komentar Login atau Daftar





TERPOPULER | Validnews.id

TERPOPULER