Selamat

Senin, 23 Mei 2022

EKONOMI | Validnews.id

EKONOMI

14 Mei 2022

11:15 WIB

Bursa Sepekan Ditutup Bervariasi

IHSG turun sebesar 8,73% menjadi 6.597,993 dari posisi 7.228,914 pada pekan sebelumnya.

Penulis: Fitriana Monica Sari,

Editor: Dian Kusumo Hapsari

Bursa Sepekan Ditutup Bervariasi
Pekerja melihat layar pergerakan harga saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (8/4/202 2). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

JAKARTA - Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) selama sepekan, yakni periode tanggal 9 hingga 13 Mei 2022, ditutup bervariasi.  

"Peningkatan terjadi pada rata-rata frekuensi harian Bursa sebesar 3,54% menjadi 1.517.364 dari 1.465.440 pada pekan sebelumnya," kata Sekretaris Perusahaan PT BEI, Yulianto Aji Sadono melalui siaran pers, Jumat (13/5) malam. 

Sedangkan, kapitalisasi pasar Bursa pekan ini ditutup mengalami perubahan atau penurunan 7,23% menjadi Rp8.864,560 triliun dari Rp9.555,009 triliun pada pekan sebelumnya. 

Kemudian, lanjut dia, penurunan juga terjadi pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang turun sebesar 8,73% menjadi 6.597,993 dari posisi 7.228,914 pada pekan sebelumnya.  

Lalu, rata-rata volume transaksi harian Bursa ditutup merosot sebesar 11,56% menjadi 21,573 miliar saham dari 24,393 miliar saham pada penutupan pekan sebelumnya.  

Rata-rata nilai transaksi harian Bursa pekan ini pun menurun sebesar 14,63% menjadi Rp20,450 triliun dari Rp23,955 triliun pada penutupan pekan yang lalu.  

Yulianto menuturkan, investor asing pada Jumat (13/5), mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp2,294 triliun. Sepanjang tahun 2022, investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp63,052 triliun. 

Obligasi dan Sukuk 

Selama periode sepekan, dua obligasi dan satu sukuk tercatat di PT BEI. Pada Senin (9/5), Obligasi Berkelanjutan III Merdeka Copper Gold Tahap II Tahun 2022 yang diterbitkan oleh PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) tercatat di BEI dengan nilai nominal sebesar Rp2 triliun. 

Hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk Obligasi adalah idA (Single A) dan bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI. 

Kemudian, pada akhir pekan, tepatnya Jumat (13/5), Obligasi IV Waskita Karya Tahun 2022 dan Sukuk Mudharabah I Waskita Karya Tahun 2022 yang diterbitkan oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk mulai dicatatkan di BEI dengan masing-masing nominal sebesar Rp2,12 triliun dan Rp1,14 triliun. 

Hasil pemeringkatan dari Pefindo untuk Obligasi adalah idAAA(gg) (Triple A, Government Guarantee) dan Sukuk Mudharabah adalah idAAA(sy)(gg) (Triple A Syariah, Government Guarantee). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank KB Bukopin Tbk. 

Adapun, total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI sepanjang tahun 2022 adalah 47 Emisi dari 35 Emiten senilai Rp57,39 triliun. 

Keseluruhan total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 502 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp456,84 triliun dan US$47,5 juta, diterbitkan oleh 124 Emiten. 

Sementara, Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 151 seri dengan nilai nominal Rp4.854,41 triliun dan US$205,99 juta. EBA sebanyak 10 emisi senilai Rp4,39 triliun. 




KOMENTAR | Validnews.id

KOMENTAR

Silahkan login untuk memberikan komentar Login atau Daftar





TERPOPULER | Validnews.id

TERPOPULER