Selamat

Rabu, 23 Juni 2021

BERITA

07 Desember 2018|13:31 WIB

Garuda Mulai Operasikan Garuda Indonesia Vintage Flight Experience

Layanan perdana Garuda Indonesia Vintage Flight Experience pada penerbangan GA 304 rute Jakarta - Surabaya Jumat (7/12) mecatatkan tingkat keterisian penumpang hingga 100%

Oleh: Agung Muhammad Fatwa

Image Layanan Penerbangan Garuda Indonesia Vintage Flight Experience mulai dioperasikan Garuda Indonesia mulai Jumat (7/12). dok. Garuda Indonesia

JAKARTA – Maskapai nasional Garuda Indonesia, mulai hari ini Jumat (7/12) resmi melayani penerbangan vintage bertajuk Garuda Indonesia Vintage Flight Experience. Hal Ini ditandai dengan pengoperasian penerbangan pertama vintage flight tersebut pada nomor penerbangan GA 304 rute Jakarta–Surabaya.

Direktur Operasi Garuda Indonesia Capt Bambang Adisurya Angkasa yang ikut serta pada penerbangan tersebut mengungkapkan, langkah ini sejalan dengan upaya berkelanjutan perusahaan dalam meningkatkan layanan, khususnya pengalaman penerbangan pengguna jasa.

“Maskapai nasional Garuda Indonesia terus melakukan terobosan terbaru yang salah satunya dilakukan dengan menghadirkan nuansa Vintage pada layanan penerbangan bertajuk Garuda Indonesia Vintage Flight Experience,” ujarnya.

Dikatakannya, melalui layanan penerbangan Garuda Indonesia Vintage Flight Experience tersebut, pengguna jasa dapat merasakan pengalaman penerbangan yang berbeda. Hal ini terlihat melalui kehadiran atribut seperti seragam pramugari tempo dulu dan brand livery yang mengadaptasi tema Garuda Indonesia Classic Brand.

Adisurya mengungkapkan, pada pengoperasian perdana layanan Vintage Flight ini, Garuda Indonesia mencatatkan tingkat keterisian penumpang hingga 100%. Menurutnya, hal ini turut menandakan respons masyarakat yang sangat baik atas konsep New Flight Experience yang saat ini diperkenalkan Garuda Indonesia melalui kehadiran vintage flight tersebut.

"Pada vintage flight hari ini kami juga menghadirkan nuansa vintage pada inflgiht meals dengan menghadirkan pilihan snack tempo dulu berupa Roti Bluder yang telah dikenal sebagai kudapan khas Madiun dari tahun 1980an," tuturnya.

Mengangkat tema Garuda Indonesia Vintage Flight Experience, pengguna jasa dapat merasakan nuansa penerbangan di tahun 1970–1980-an melalui kehadiran awak kabin dengan seragam klasik ciptaan perancang terkenal dari Jepang, Hanae Mori yang digunakan pada era tersebut. Tidak hanya itu, atribut klasik diterjemahkan melalui pengoperasian armada Boeing 737-800NG yang menggunakan classic livery.

Sekadar informasi, layanan penerbangan Garuda Indonesia Vintage Flight Experience tersebut mulai dapat dinikmati pengguna jasa pada periode 7 - 17 Desember 2018 pada jam tertentu, di sejumlah rute penerbangan yang dilayani Garuda Indonesia, seperti rute Jakarta - Balikpapan pp I GA566 & GA569, Jakarta - Surabaya pp I GA304 & GA309 dan Jakarta - Singapura pp I GA846 & GA847.

Ilustrasi maskapai penerbangan Garuda Indonesia. Andika Wahyu/ANTARA FOTO

Natal dan Tahun Baru
Sebelumnya, Garuda Indonesia Group melalui layanan penerbangan Garuda Indonesia dan Citilink menyiapkan sedikitnya 132.000 kursi tambahan (extra seat) untuk penerbangan domestik dan internasional. Hal ini sebagai upaya mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang selama periode hari libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 mulai 20 Desember 2018 hingga 6 Januari 2019.

Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara mengatakan, kapasitas tambahan tersebut terdiri dari 55.000 kursi tambahan pada layanan penerbangan Garuda Indonesia dan 77 ribu kursi tambahan pada layanan penerbangan Citilink. Adapun frekuensi penambahan kapasitas layanan penerbangan tambahan tersebut, terdiri dari 197 frekuensi penerbangan Garuda Indonesia dan 216 frekuensi penerbangan Citilink.

Penambahan kursi Garuda Indonesia selama periode liburan akhir tahun ini mengalami peningkatan hampir dua kali lipat, dibandingkan kapasitas kursi tambahan Garuda Indonesia Group pada periode liburan Natal dan Tahun Baru tahun lalu.

Adapun kapasitas tambahan Garuda Indonesia sebagai mainbrand pada periode liburan akhir tahun ini mencapai hingga 49.000 kursi tambahan. Hal ini terbagi dalam 170 frekuensi penerbangan ekstra di sejumlah rute-rute penerbangan domestik dan internasional. Kemudian, lebih dari 6.000 kursi tambahan yang dilayani melalui 27 frekuensi penerbangan yang menggunakan pesawat berbadan lebar di sejumlah rute penerbangan domestik dan internasional. 

“Tentunya kami terus memonitor perkembangan demand pasar pada periode peak season akhir tahun ini sekiranya diperlukan penyesuaian kapasitas layanan penerbangan lebih lanjut”, kata Ari.

Ari mengatakan, penambahan kapasitas penerbangan Garuda Indonesia melalui penerbangan ekstra (extra flight) akan dilaksanakan pada rute-rute penerbangan domestik dan internasional dengan trafik penumpang tinggi, di antaranya Ambon–Langgur pp, Jakarta–Denpasar pp, Jakarta–Surabaya pp, Jakarta–Medan pp, Jakarta–Yogyakarta pp, Denpasar–Surabaya pp.

Sementara itu, pengoperasian bigger aircraft atau pesawat berbadan lebar akan dilakukan pada enam sektor penerbangan Garuda Indonesia yang terdiri dari rute penerbangan Jakarta–Denpasar pp, Jakarta–Medan pp, Jakarta–Surabaya pp, hingga Jakarta–Tanjung Pandan pp hingga rute internasional Jakarta–Singapura pp. 

Penggunaan pesawat berbadan lebar pada periode libur akhir tahun tersebut dilakukan melalui pengoperasian armada Boeing 777-300ER, Airbus A330-300  dan Airbus A330-200 yang akan menggantikan armada reguler B737-800 NG maupun armada regular lainnya di sejumlah sektor penerbangan.

Sedangkan untuk Citilink, lanjut dia, pada tahun ini pihaknya menyediakan sedikitnya 77.000 kursi tambahan melalui penyediaan extra flight di 11 sektor penerbangan. Terdiri dari Rute Surabaya–Denpasar pp, Halim–Danau Toba pp, Halim–Malang pp, Halim–Semarang pp, Halim–Yogyakarta pp, Cengkareng–Malang pp,  Cengkareng–Yogyakarta pp, Cengkareng–Semarang pp, Cengkareng–Solo pp, Cengkareng–Denpasar pp, Cengkareng–Kualanamu pp. 

Sehubungan dengan periode musim libur hari raya Natal 2018 dan tahun baru 2019 tersebut, maka untuk kenyamanan dan keamanan para penumpang, Garuda Indonesia Group sendiri mengimbau penumpang untuk merencanakan perjalanan sedini mungkin.

“Kami mengimbau kepada para penumpang Garuda Indonesia untuk menggunakan fasilitas City Check-in di kantor-kantor penjualan Garuda Indonesia atau fasilitas Web Check-in, guna menghindari antrean panjang di konter check-in bandara. Selain itu juga perlunya penumpang berangkat lebih awal guna menghindari kemacetan di jalan dan keterlambatan tiba di bandara,” kata Ari. (Faisal Rachman) 

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA